PROSEDUR ROOSTER

rooster prosedur

Dikarenakan meningkatnya jumlah overdue yang ada di Rooster dan ketidak jelasan perhitungan status tiket overdue yang ada, maka PIC Rooster telah memperbaharui prosedure sesuai dengan kebutuhan yang ada yaitu menambahkan prosedur untuk tiket overdue dan sanksinya pula jika melanggar prosedur yang ada.

Berikut ini adalah prosedur dan penghitungan status tiket overdue :

  1.  pembuatan ticket harus berdasarkan kebutuhan iDuhelp!
  2. penggunaan re-assign to tidak boleh lebih dari 2x .
  3.  pengiriman assign to pada pembuatan ticket harus berdasarkan pemetaan (mapping) ROOSTER yang ada.
  4. Jika staff Rooster tidak menjawab atau menangani tiket yang overdue dalam jangka waktu 1×24 jam, maka staff Rooster mendapatkan sanksi.
  5. Jika terdapat tiket yang ditujukan kepada staff Rooster namun pertanyaan yang ditujukan tidak jelas, maka staff Rooster wajib me-reply pesan tiket tersebut untuk menanyakan pertanyaannya lebih jelas.
  6. Pada point nomor 2, pembuat tiket (operator iDuHelp!) harus mengirimkan email kepada customer iDuHelp!, dan jika dalam waktu 1×24 jam tidak ada respon (feed back) dari customer tersebut maka pembuat tiket (operator iDuHelp!) harus mengclose tiket tersebut.
  7. Jika terdapat tiket yang overdue dikarenakan tidak ada respon (feed back) dari si pembuat tiket, maka yang mendapatkan tiket overdue tersebut adalah si pembuat tiket (operator iDuHelp!).

Dan berikut ini adalah sanksi untuk para staff Rooster yang melanggar prosedure Rooster :

  1. SP berupa teguran melalui email (7x)
  2. Diturunkan jabatannya  ( hanya menjadi staff )

untuk para operator ROOSTER diharapkan dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur di atas dan menjalankan tugas tersebut dengan maksimal agar pelayanan ROOSTER terus menjadi lebih baik.
Terima kasih.

 

Leave a Reply